MENGANGKAT kekayaan budaya Nusantara. Itulah tema yang digaungkan dalam Pawai Budaya Nusantara 2008 yang berlangsung Selasa (19/8). Sekitar seribu orang peserta dari 33 provinsi di Indonesia tampil dalam parade mempertontonkan kekayaan kesenian dan budaya mereka.
Parade melintasi rute Tugu Monas menuju Jalan Merdeka Utara, lalu menuju Istana Negara, kemudian Jalan Merdeka Barat lalu kembali ke Monas.
Pawai juga ditingkahi oleh keunikan peserta dari Jember Fashion Carnaval dengan memperlihatkan busana artifisial tapi tetap etnik.
Sebanyak 60 orang Jember Fashion Carnival atau JFC turut menyemarakkan Pawai Budaya Nusantara yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-63.
Tema kostum dan tarian yang diusung JFC tahun ini adalah Etnik Komtemporer. Kostum dan tarian kami merupakan perpaduan antara budaya Jawa, Papua, Bali, dan Kalimantan, tutur manajemen JFC Hendi kepada Kompas .com, Selasa (19/8).
Hendi mengaku, proses latihan menari memakan waktu selama enam bulan, sedangkan proses pembuatan kostum dan aksesoris memakan waktu sekitar dua minggu.
Karya seni JFC ditampilkan di hadapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ny Ani Yudhoyono, Wakil Presiden M. Jusuf Kalla dan Ny Mufida Jusuf Kalla diiringi oleh alat musik simbe dan drum. (FIA/FIN/kompas.com)
| Sabtu, 6 Maret 2010 | 12:05 WITA Sabtu, 27 Februari 2010 | 11:23 WITA Sabtu, 27 Februari 2010 | 11:21 WITA Sabtu, 20 Februari 2010 | 19:42 WITA Sabtu, 13 Februari 2010 | 13:39 WITA Rabu, 10 Februari 2010 | 15:40 WITA |