Banjarmasinpost.co.id
Sabtu, 13 Maret 2010 | 27 Rabiul Awal 1431 H
Baju Merah Jelang Imlek
Jumat, 22 Januari 2010 | 17:14 WITA
Dibaca 112 kali
Cetak Artikel
Cetak Artikel
gettyimages



    
TAHUN baru Imlek sebentar lagi dan dunia mode busana pun berkembang mengikuti tren perayaan ini. Serba warna merah menjadi ciri khasnya, baju merah tak pernah ketinggalan.
    
Kini hampir semua orang turut merasakan hangat dan semaraknya imlek. Oleh karena, jangan heran kalau butik atau pedagang baju di sentra perdagangan tekstil di daerah ini merasakan semangatnya merah Imlek.
    
Meski demikian, tidak harus yang kaku selalu bergaya oriental Cina saja sih seperti kancing cina atau aksesoris sejenis. Ada sentuhan modifikasi juga seperti batu-batuan yang menempel di baju, sehingga koleksi ini tidak hanya bisa digunakan saat Imlek tetapi juga untuk segala suasana.
    
Pasalnya, tidak hanya mereka yang bermata sipit alias keturunan Cina saja lho yang memesannya. Tidak sedikit pelanggan yang mempersiapkan busana untuk undangan merayakan tahun baru imlek.
    
Pokoknya, warna merah masih mendominasi tren busana menjelang perayaan Imlek yang tahun ini jatuh tepat 14 Februari nanti. Warna semarak ini menunjukkan kebahagiaan dan semangat hidup.


(anita k wardhani)

Dapatkan kabar Banua terbaru di genggaman anda di: http://banjarmasinpost.co.id/mobile di mana saja melalui ponsel anda
Bermasalah dengan Langganan Koran?
Hubungi : 0811 5000 117 atau Telepon: 0511 (3354370)

PEMBACA setia BPost, silakan sampaikan keluhan, saran dan kritik Anda terhadap public service atau masalah pembangunan di banua kita, secara singkat, cerdas dan santun melalui SMS ke nomor (0511) 7445000. Caranya: Ketik HOT (isi SMS Anda)

Keep this article in your social bookmark:

Baca Juga Berita Lainnya
POSTING KOMENTAR ANDA:
Nama (required)
Email (required)
Alamat
Isi Komentar
Security Code (required)
Disclaimer : Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort