AKSESORIS dari biji pukah masih jadi favorit tahun ini. Meski demikian, tren 2010 ini lebih kreatif dengan desain simetris. Gelang pukah tampil dalam berbagai bentuk, tak lagi monoton berupa bulatan-bulatan kecil.
Perhiasan dari pukah memang selalu menjadi favorit, berwarna coklat muda, mengkilap dan sekilas seperti terbuat dari batu aji.
Bahkan ada pengunjung yang sempat tertipu dengan fisik gelang pukah dan sempat mengira terbuat dari batu aji.
Urusan harga pun tidak ada yang mengira bila harga satu buah gelang ini hanya Rp5000 saja, tak heran bila salah satu pengunjung asal Madura yang datang ke Cahaya Bumi selamat memborong aksesoris itu untuk oleh-oleh teman satu kelas.
"Alasannya karena yang pertama unik dan khas, yang kedua tentu saja karena murah jadi bisa beli banyak-banyak,"ujar salah satu pengunjung di Toko Kalimantan's, Adi.
Siswa SMP 1 Bangkalan, Madura, itu khusus membeli puluhan gelang pukah untuk dihadiahkan kepada teman-temannya sebagai oleh-oleh selama dirinya berlibur ke Kalsel.
Bahan biji Pukah memang sudah menjadi ikon tersendiri. Biasa diolah sebagai tasbih, biji Pukah pun dikreasikan menjadi aksesori kalung, gelang, cincin, miniatur Kapal, cangkir, dan beragam bentuk lainnya.
Meski bahan mayoritas masih didatangkan dari Negara Timur Tengah, namun untuk hasil olahan jelas merupakan hasil kreasi dari para pengrajin lokal Kalsel.
(kurniawan)
| Sabtu, 6 Maret 2010 | 12:05 WITA Sabtu, 27 Februari 2010 | 11:23 WITA Sabtu, 27 Februari 2010 | 11:21 WITA Sabtu, 20 Februari 2010 | 19:42 WITA Sabtu, 13 Februari 2010 | 13:39 WITA Rabu, 10 Februari 2010 | 15:40 WITA |