KUALAKAPUAS, RABU - Sejumlah calon jemaah, Rabu (18/11), bingung ketika akan menunaikan Salat Zuhur di musalla DPRD Kabupaten Kapuas, Kalteng. Gara-garanya, air leding untuk berwudu tak mengalir.
Untuk bisa mendapatkan air, para jemaah harus berjalan dulu ke belakang ruang rapat gabungan komisi yang berjarak sekitar 30 meter. Itu pun harus dilakukan bergantian karena keran air cuma satu.
Musala DPRD Kapuas dibangun untuk memudahkan para anggota dewan maupun mereka yang kebetulan mampir ke gedung itu. Fasilitas tempat wudu yang dimiliki tepat berada di tembok samping musala. Namun karena tidak ada penampungan, pasokan air wudu di musala itu sepenuhnya mengandalkan kucuran PDAM.
(mustain khaitami)
| Kamis, 11 Maret 2010 | 09:33 WITA Kamis, 11 Maret 2010 | 09:32 WITA Kamis, 11 Maret 2010 | 08:15 WITA Kamis, 11 Maret 2010 | 07:24 WITA Rabu, 10 Maret 2010 | 19:58 WITA Rabu, 10 Maret 2010 | 12:53 WITA |