Banjarmasinpost.co.id
Kamis, 11 Maret 2010 | 25 Rabiul Awal 1431 H
Ibarat Pacar, PKS Minta Kepastian Demokrat
Kamis, 14 Mei 2009 | 17:18 WITA
Dibaca 7 kali
Cetak Artikel
Cetak Artikel

JAKARTA, KAMIS - Ibarat pacar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih meminta kepastian dari Partai Demokrat sebelum memutuskan untuk berkoalisi. Apakah PKS akan menerima atau tidak, hal itu tergantung keseriusan tawaran Partai Demokrat.

"PKS sedang menimbang kalimat SBY yang menyatakan 'anything can be happen'. Masih ada dua hari ke depan, kita tunggu," kata Ketua Fraksi PKS Mahfudz Siddiq, di gedung DPR, Jakarta, Kamis (14/5).

Ketika ditanya, apakah akan memilih SBY atau koalisi dengan parpol lain, Mahfudz lagi-lagi mengatakan, "Anything can be happen-lah." Menurutnya, PKS akan melihat perkembangan ke depan dan menimbangnya hingga detik terakhir. "Tergantung hari ini sampai besok," ujarnya.

PKS juga menuntut agar kontrak politik diselesaikan sebelum deklarasi pasangan SBY-Boediono dilakukan. "Prinsipnya, PKS ingin ketika kita deklarasi, dan mendaftarkan calon presiden dan cawapres ke KPU, segala kontrak politik sudah langsung diselesaikan dan tinggal fokus ke pemenangan. Kalau deklarasi sudah daftar, tetapi kesepakatan belum tuntas, ya bagaimana," ujarnya.(Kompas.com)

Dapatkan kabar Banua terbaru di genggaman anda di: http://banjarmasinpost.co.id/mobile di mana saja melalui ponsel anda
Bermasalah dengan Langganan Koran?
Hubungi : 0811 5000 117 atau Telepon: 0511 (3354370)

PEMBACA setia BPost, silakan sampaikan keluhan, saran dan kritik Anda terhadap public service atau masalah pembangunan di banua kita, secara singkat, cerdas dan santun melalui SMS ke nomor (0511) 7445000. Caranya: Ketik HOT (isi SMS Anda)

Keep this article in your social bookmark:

Baca Juga Berita Lainnya
POSTING KOMENTAR ANDA:
Nama (required)
Email (required)
Alamat
Isi Komentar
Security Code (required)
Disclaimer : Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort